Browsing: Pengembangan Blockchain

PwC merilis hasil survey berkaitan dengan adopsi massal teknologi blockchain. Survey PwC tersebut dilakukan dengan mensurvei 600 eksekutif dari 15 wilayah berbeda. Hasilnya, 84 persen responden sudah terlibat dan aktif dalam pengembangan teknologi blockchain.

Sejak bulan September di tahun 1963, Tsukuba, salah satu kota di Perfektur Ibaraki Jepang dipilih oleh pemerintah menjadi sebuah pusat kota ilmu pengetahuan. Baru-baru ini, pemerintah kota disana juga telah melakukan uji coba penerapan sistem pemungutan suara berbasis blockchain.

Siemens, perusahaan besar Jerman ini tengah mengambil langkah dengan berinvestasi untuk mendirikan startup Blockchain. Di proyek yang diberi nama “next47” itu, efektif berjalan sejak 1 Oktober 2016. Di proyek tersebut, nantikan akan dibentuk unit-unit terpisah, fokus untuk ide-ide baru dalam mempercepat pengembangan teknologi.

Dr Greg Irving dan John Holden dari Universitas Cambridge, telah melakukan penelitian terkait penggunaan protokol timestamped Blockchain Bitcoin untuk meningkatkan tingkat kepercayaan dalam dunia ilmu kedokteran. Mereka berdua pun mempublikasikan hasil penelitiannya tersebut di F1000research.com.

Teknologi Blockchain bisa dimanfaatkan pada banyak bidang. Telah banyak yang mengadopsi dan memanfaatkan teknologi Blockchain. Baik pada bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan hak karya digital, sertifikasi, jasa keuangan, musik, keamanan perusahaan seperti Disney, dan yang lainnya.

Dalam news Relaese yang diposting pada 29 April Lalu, IBM mengumumkan pengembangan jaringan Blockchain yang bisa dioperasikan di cloud. Nantinya, adopsi blockchain ini dipergunakan untuk bisnis.

Koalisi industri teknologi Blockchain di China baru saja meresmikan pendirian ChinaLedger Union. Peresmian tersebut dilakukan 19 April lalu. Pada sebuah even Third Internet Global Financial Summit, bertempat di Beijing. Informasi ini termuat pada salah satu media online China, mt.sohu.com