ddkoin
ddkoin
ddkoin

Kata keren “Bitcoin” mungkin sudah dianggap menjadi peruntungan tersendiri agar bisa cuan melalui proyek-proyek kripto baru. Saat ini, sudah ada 105 varian kloningan bitcoin berdasarkan data dari forkdrop.io.

Sebenarnya, hampir sebagian besar varian Altcoin pada dasarnya mengambil dari source code Bitcoin. Atau bisa dikatakan adalah turunan bitcoin karena berasal dari sumber kode yang sama. Namun pada kloningan bitcoin baru ini dikategorikan untuk proyek Altcoin yang berasal dari forking jaringan utama bitcoin, sekaligus juga menggunakan nama “Bitcoin” di dalamnya.

Cukup jarang sebuah proyek baru Altcoin yang berawal menggunakan code yang benar-benar baru. Contoh proyek yang benar-benar menuliskan code baru adalah seperti Ethereum.

kloningan bitcoin ada 105 varian
Sudah ada 105 varian kloningan bitcoin (gambar: https://forkdrop.io/).

Dari total 105 varian kloningan bitcoin yang ada, 74 diantaranya masih aktif. Sedangkan 31 yang lain tidak lagi aktif atau bisa dikategorikan sudah tidak berjalan. Namun, ternyata masih ada pula 22 varian Altcoin lain yang mirip dengan source code Bitcoin.

Dari total 105 kloningan bitcoin, hanya 74 varian masih aktif
Dari total 105 kloningan bitcoin, hanya 74 varian yang dikategorikan masih aktif.

Meski ada 74 yang dikategorikan masih aktif, ternyata hanya ada 45 varian diantaranya yang sudah beroperasional. Maksudnya disini adalah bahwa 45 varian yang ada sudah beroperasional, atau sudah melakukan transaksi di dalam jaringan. Sedangkan 29 yang lain masih tidak terlihat ada transaksional di dalam jaringan.

Beberapa kloningan yang sudah banyak dikenal diantaranya seperti Bitcoin Cash (BCH), Bitcoin SV (BSV), dan juga Bitcoin Gold (BTG). Pertimbangan membuat kloningan Bitcoin baru menjadi Altcoin ini memang kerap dilakukan untuk menarik perhatian lebih memanfaatkan kepopuleran Bitcoin.

kloningan bitcoin melalui forking jaringan utama langsung
Sebagian besar kloningan bitcoin melalui forking jaringan utama langsung, dan menggunakan Airdrop.

Sayangnya, faktanya hampir secara keseluruhan memang tidak memiliki fundamental teknis yang kuat. Yang ada tidak lain adalah sebuah skema cepat untuk mendulang keuntungan melalui penjualain koin-koin baru tersebut.

kloningan bitcoin, 19 diantaranya sudah mati
Kloningan bitcoin, 19 diantaranya sudah mati atau gagal beroperasional

Model yang digunakan bermacam-macam. Dari 105 kloningan bitcoin baru itu, 45 varian yang ada dilakukan langsung melalui forking cabang jaringan utama bitcoin. Termasuk juga BCH, BSV, dan Bitcoin Gold. Sebagiannya lagi membuat program Airdrop untuk memperbanyak pengguna baru.

Berdasarkan total 31 kloningan Bitcoin yang ada, 6 varian menggunakan pola Airdrop. Dan ada 19 proyek kloningan bitcoin lainnya yang bahkan tidak pernah berjalan. 19 varian kloningan ini umumnya dikategorikan sebagai sebuah proyek gagal. (gambar: oleh Arek Socha via Pixabay)