PENGERTIAN DOMPET BITCOIN

Jangan salah. Dompet atau Wallet Bitcoin tidak menyimpan BTC. Tidak ada Bitcoin (BTC) yang disimpan dalam dompet atau wallet tersebut.

1
573
PENGERTIAN DOMPET BITCOIN
ddkoin
ddkoin
ddkoin

Apa Itu Dompet Bitcoin – Wallet Bitcoin

Wallet Bitcoin adalah piranti lunak ataupun keras yang berperan sebagai alat pengelolaan hak akses mutlak atas kepemilikan bitcoin pengguna. Hak akses mutlak pengguna yang dimaksud itu adalah sepasang key yang disebut dengan Private Key dan Public Key.

Di dalam Bitcoin, bukti kepemilikan unit-unit bitcoin cukup hanya dengan menunjukkan hak akses mutlak berupa sepasang key itu. Tidak ada unit-unit bitcoin yang disimpan dalam Wallet. 

Secara teknis, fungsi wallet Bitcoin hanya agar orang lebih mudah saat bertransaksi. Dan fungsi paling utama adalah dalam mengelola beberapa pasangan key dalam cabang ilmu kriptografi. Public Key inilah yang banyak dikenal masyarakat dengan dengan sebutan “Address Bitcoin” (alamat Bitcoin).

Meski untuk memudahkan pemahaman publik, namun masyarakat juga sudah banyak terlanjur memahami bahwa wallet Bitcoin disebut sebagai alat untuk menyimpan Bitcoin. Namun yang paling tepat, Wallet Bitcoin hanya berperan sebagai pengelolaan private key dan public key itu saja. Wallet tidak menyimpan Bitcoin.

Dengan persepsi “wallet sebagai penyimpan Bitcoin”, dalam hal ini, seseorang tidak akan bisa memiliki Bitcoin tanpa mempunyai tempat penyimpanan Bitcoin (Dompet Bitcoin – Wallet Bitcoin) tersebut. 

Sifat Wallet Bitcoin berbeda dengan dompet konvensional yang biasa kita kenal, yang fungsinya mampu menyimpan sejumlah uang. Sementara, Wallet Bitcoin memiliki fungsi yang berbeda, karena dompet Bitcoin akan mengorganisasikan sejumlah alamat Bitcoin (Bitcoin address) yang dimiliki oleh si pengguna.

Informasi jumlah dana yang dimiliki pengguna dapat diakses dengan meminta data jumlah dana yang terdapat pada masing-masing address Bitcoin yang dimiliki tersebut. Proses penginformasian jumlah dana ini dilakukan melalui piranti lunak pada wallet yang digunakan.

Di dalam Bitcoin, seorang pengguna Bitcoin, bisa memiliki banyak alamat bitcoin. Dengan alamat bitcoin (Address Bitcoin) inilah, pengguna Bitcoin bisa saling bertransaksi, baik mengirim atau menerima Bitcoin dari pengguna lainnya.

Untuk bisa membelanjakan Bitcoin, pemilik membutuhkan baris kode khusus. Baris kode ini dapat disimpan di dalam “wallet” atau dompet digital, di dalam perangkat yang digunakan, bisa juga di simpan secara fisik di berbagai media seperti dicetak di kertas, berupa file dalam USB atau yang lainnya.

Ketika pengguna hendak menggunakan sejumlah BTC untuk bertransaksi, pemilik baru mengakses kode tersebut dan untuk dapat bertransaksi. Key yang digunakan khusus pada saat bertransaksi inilah yang disebut dengan Private key. Namun dalam proses teknisnya, penggunaan Private Key ini juga melibatkan Public Key.

Ada dua hal yang cukup penting untuk diketahui adalah dalam memahami tentang tentang Private Key, dan Public Key tersebut.

Private Key

Private Key (kunci rahasia), hanya diketahui oleh pemilik alamat Bitcoin. Sifat private key berfungsi layaknya sebagai nomor PIN dalam sebuah rekening Bank. Garis besarnya, Private Key inilah sebagai kunci pengaman pengguna bitcoin. Private key bisa disimpan di komputer maupun dicetak dengan printer. Jika Private Key ini diketahui orang lain, maka besar kemungkinan akan bisa dicuri oleh orang lain.

Contoh Private Key

dalam format base58:

5KJvsngHeMpm884wtkJNzQGaCErckhHJBGFsvd3VyK5qMZXj3hS

Public Key

Public Key, lebih tercermin sebagai sebuah alamat bitcoin (Address Bitcoin). Public Key didalam Bitcoin, memiliki fungsi untuk mengidentifikasi alamat pengirim dan penerima Bitcoin. Sehingga bitcoin akan bisa dengan mudah didistribusikan kepada orang lain.

Contoh Alamat Bitcoin:

1rYK1YzEGa59pI314159KUF2Za4jAYYTd

Pengelolaan dan penanganan sepasang key (Private key dan Public Key) inilah yang menjadi fungsi sebenarnya dari sebuah Wallet Bitcoin atau dompet bitcoin. Namun sebenarnya, wallet itu bukanlah menyimpan bitcoin seperti dalam konteks “dompet” pada umumnya.

Sisi penanganan keamanan paling krusial atas Bitcoin, adalah bagaimana pengguna bisa menyimpan dengan baik Private Key. Sehingga meskipun wallet rusak, hilang, lupa password wallet, akses sejumlah BTC itu tetap bisa dikembalikan menggunakan Private Key tersebut.