Keuangan Mikro Berbasis Teknologi Blockchain

0
95
Keuangan Mikro
ddkoin
ddkoin
ddkoin

Keuangan Mikro Berbasis Teknologi Blockchain – Dikembangkan Oleh Perusahaan Teknologi Jepang

Keuangan Mikro. Bisnis baru layanan keuangan yang diprakarsai oleh dua perusahaan besar Jepang tersebut, dibangun melalui Mijin Blockchain di Microsoft Azure menggunakan Asteria Warp.

Dari berita yang dituliskan di livebitcoinnews.com 25 Juni kemarin disebutkan bahwa kedua perusahaan teknologi tersebut berhasil menerapkan Blockchain untuk merekam data keuangan mikro menggunakan platform Mijin.

Yoichiro Hinaro – Ceo dan Pendiri Infoteria bersama Takao Asayama – Presiden Bureau Tech merasa cukup senang atas keberhasilan tersebut. Karena telah membawa prestasi Blockchain dalam dunia keuangan mikro.

Dari percobaan yang dilakukan, berhasil mentransfer pinjaman maupun deposit data akun yang berada di sistem utama BC Finance, lembaga keuangan mikro besar di Myanmar. Tim pengembang dari kedua perusahaan tersebut, berhasil merekam semua sejarah transaksi di cabang BC Finance yang telah beroperasi di 19 cabang di Myanmar.

Akira Sakakibara – Chief Technology Officer dari Microsoft Jepang menyambut kesuksesan demonstrasi tersebut. Ia memberikan pernyataan, “Microsoft Jepang menyambut berhasilnya demonstrasi penggunaan private Blockchain dalam keuangan mikro ini. Azure telah menyediakan ruang komputasi yang handal dengan tingkat keamanan yang tinggi, dan menjadi salah satu jaringan data pusat besar di dunia. Dengan keberhasilan ini berarti ada perluasan lebih lanjut dari penerapan teknologi Blockchain. Dan juga menambah nilai kepada Microsoft Azure. Microsoft juga akan terus memberikan produk dan layanan dengan kontribusi dan meningkatkan nilai bisnis pelanggan melalui promosi teknologi Blockchain,” ujarnya.

Di Myanmar, saat ini pertumbuhan ekonominya telah mencapai 7-8 persen. Peningkatan tersebut berlangsung sejak adanya demokratisasi di musim semi tahun 2011, hingga tahun 2016. Ketika pemerintahan militer berakhir, ada pencabutan sangsi ekonomi yang sebelumnya diberlakukan oleh Amerika Serikat.

“Dengan adanya teknologi Blockchain perusahaan berharap untuk dapat mengekang biaya operasional data seribu kali lipat, dan mampu memberikan tingkat keamanan yang lebih,” terang Takao Asayama – Presiden Bureau Tech.

Sebelumnya, kedua perusahaan ini tidak percaya bahwa akan berhasil, dan mampu memperluas jangkauan bisnis keuangan mikronya. Namun kemudian, dengan hal ini, kedua perusahaan tersebut tidak hanya akan menembus Jepang saja, tapi juga internasional.